
Windows 10 diluncurkan pada tanggal 29 Juli 2015 dan telah diunduh lebih dari 14 juta kali. Namun mengapa Microsoft membuat keputusan untuk memberikan update Windows 10 secara cuma-cuma? Tentu ada hal lain yang lebih besar dibaliknya.
Jadi mari kita bahas perbedaan utama antara Windows 10, Windows 8, dan Windows 7.
1. Layakkah update ke Windows 10?
Harga - Meskipun beberapa pengguna Windows 7 dan Windows 8 tidak mendapatkan upgrade gratis ke Windows 10, untuk sebagian besar pengguna akan mendapatkan upgrade secara cuma-cuma. Di atas kertas, ini adalah keputusan yang baik mengingat harga Windows 10 "tidak murah", sekitar $110 atau Rp 1,6 jutaan untuk Windows 10 Home dan $199 atau Rp.2.6 jutaan untuk versi Windows 10 Pro.
Sebaliknya, Windows 7 dan Windows 8 tidak pernah diberikan gratis oleh Microsoft dan tidak ada rencana untuk memberikan secara gratis untuk kedepannya.
Dukungan yang lebih panjang - Alasan kuat lainnya untuk melakukan upgrade ke versi terbaru dari Windows adalah untuk mendapatkan dukungan lebih lama dari Microsoft. Usia dukungan dari Windows dibagi menjadi dua bagian yaitu : Mainstream Support dan Extended Support seperti yang dijabarkan pada gambar berikut.
Fleksibilitas dan Aplikasi yang lebih banyak - Microsoft layak mendapatkan banyak pujian dengan Windows 10 nya karena OS ini akan berjalan dibanyak perangkat masa depan mulai dari PC desktop, laptop, laptop hybrid, tablet, dan smartphone.
Keuntungannya adalah :
1. Aplikasi baru di Windows Store akan berjalan di perangkat mana pun, berarti satu versi Angry Birds akan berjalan diperangkat apapun.
2. Microsoft "Continuum" memungkinkan penggunanya untuk menghubungkan smartphone atau tablet ke monitor dan menggunakannya layaknya sebuat PC.
Gaming - Windows 10 akan menggunakan DirectX12 yang paling ditunggu-tunggu oleh para gamers. Di atas kertas DX12 akan memberikan 30%-40% performa lebih baik dari DX11. Windows 7 dan Windows 8 tidak akan mendapatkan update DX12.
Selain itu, Windows 10 mendukung streaming games dari Xbox One. Kontroler dari Xbox One dapat digunakan di PC ber-OS Windows 10. Sisi baiknya, streaming game dari Xbox One akan terasa cepat dan responsif. Lagi-lagi, fitur ini tidak akan "mampir" ke Windows 7 dan Windows 8 dalam waktu dekat.
Cortana/Search - Windows 8 menawarkan fitur pencarian yang bisa dibilang cukup bagus yang terintegrasi dalam Start Screen sedangkan Windows 7 hanya menawarkan pencarian local saja. Windows 10 adalah juara nya dalam hal ini.
Rahasianya adalah Cortana, Voice Assistant yang di port dari Windows Phone dan namanya berasal dari video game HALO. Seperti SIRI dan Google Voice Search, Cortana dapat merespon perintah suara dan melakukan hal-hal seperti pencarian cepat di internet hingga perintah utama di Windows 10 seperti membuka email, membuat kalendar, dan lain-lain.
Cortana masih belum bisa dibilang sempurna, namun fitur ini bekerja sangat baik dan semakin baik seiring berjalannya waktu.
Edge Browser dan Virtual Desktop - Edge Browser (yang fiturnya masih terbatas saat diluncurkan) adalah upaya Microsoft dalam memanfaatkan momentum untuk menjungkalkan Chrome. Edge bekerja sangat cepat daripada Internet Explorer dan hanya akan tersedia di Windows 10.
Tambah lagi Windows 10 sekarang menambahkan fitur Virtual Desktop seperti yang bisa dilihat pada Linux dan Mac OSX. Fitur ini memungkinkan penggunanya yang tidak memiliki multi-monitor untuk membuat beberapa virtual desktop yang penggunaannya sangat berguna untuk membagi antara pekerjaan dari game, dan apapun yang diinginkan penggunanya.
Minimum Requirement - Secara teknis Windows 10 tidak menjuarai kategori ini, namun untuk OS yang tidak membutuhkan spesifikasi minimal yang lebih baik dari OS versi sebelumnya layak diacungi jempol. Spesifikasi minimalnya adalah :
- RAM : 1GB untuk 32bit atau 2GB untuk 64bit
- HDD : 16GB untuk 32bit atau 20Gb untuk 64bit
- Graphic Card : Dx9 atau yang lebih terbaru dengan WDDM 1.0 Driver
- Display : 800 x 600
Security - Windows 7 dan Windows 8 keduanya cukup baik dalam keamanan, namun Windows 10 menambahkan beberapa fitur baru untuk menguatkannya. Yang pertama adalah Device Guard, dimana fitur ini akan memblok "zero-day attack" dengan menganalisa software program dan game yang tidak terdaftar. Selanjutnya adalah Windows Hello, fitur ini meningkatkan dukungan biometrik untuk mengurangi kebutuhan akan password dengan menggunakan wajah, pupil, atau sidik jari penggunanya. Namun fitur ini membutuhkan ekstra hardware agar dapat berfungsi. Yang terakhir dalam Windows 10, Microsoft sekarang mengirim update security diluar Windows Update jadi patch dapat langsung didownload begitu tersedia. Teorinya PC ber-OS Windows 10 akan selalu upto date sehingga menyulitkan hacker untuk membobolnya.
(Gordon Kelly/Forbes)
Next : Windows 10 Vs Windows 8 Vs Windows 7 : Apa Perbedaannya? - Part 2
(Gordon Kelly/Forbes)
Next : Windows 10 Vs Windows 8 Vs Windows 7 : Apa Perbedaannya? - Part 2

No comments:
Post a Comment